9 Tips Cara Berkomunikasi yang Baik dan Efektif

0 18

Artikel kali ini membahas cara berkomunikasi yang baik versi sehatmental.net

Berikut ini adalah 9 Hal Penting yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Cara Berkomunikasi yang Baik dan Efektif

Seperti kita ketahui bahwa komunikasi sangat penting dalam suatu hubungan, baik itu pada hubungan sosial maupun hubungan dalam suatu ikatan. Ketika komunikasi dilakukan dengan cara yang salah, tentu memberikan efek negatif pada komunikasi tersebut, diantaranya pesan tidak dapat tersampaikan dengan baik, lawan bicara sulit memahami maksud pembicaraan, dan lainnya.

Namun, bagaimana jika komunikasi dilakukan dengan baik, ya tentu selain mendapatkan perhatian dari lawan bicara, juga dapat membuat pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik. Keharmonisan dalam hubungan pun dapat terjalin. Dengan harmonisnya suatu hubungan akan membantu individu merasakan sehat mental. Olehnya itu, sangat diperlukan cara berkomunikasi yang baik.

Cara berkomunikasi yang baik, dapat saja dilakukan dalam ruang lingkup pertemanan, hubungan perkawinan, dan hubungan interaksi sosial. Berikut ini adalah cara berkomunikasi yang baik menurut versi sehatmental.net:

Cara Berkomunikasi yang Baik

 

Komunikasi Langsung

Salah satu cara berkomunikasi yang baik adalah berkomunikasi secara langsung. Artinya, komunikasi dilakukan tanpa perantara orang lain dan tatap muka secara langsung. Dengan komunikasi langsung maka lawan bicara akan lebih mudah memahami isi komunikasi yang disampaikan.

Sesuaikan Situasi dan Kondisi

Maksudnya adalah ketika ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting, maka perhatikan situasi sekitar dan kondisi lawan bicara. Hindari tempat ramai atau bising, dan lihat suasana hati lawan bicara. Baiknya tidak berkomunikasi ketika lawan bicara sedang sibuk dengan aktivitasnya  atau dalam kondisi suasana hati yang tidak baik (misalnya kesal, menangis, marah, dan lainnya).

Selain itu, perhatikan bahasa tubuh lawan bicara. Jika ia menunjukkan kurangnya kontak mata atau lawan bicara sibuk dengan aktivitas lain, maka bisa saja menunjukkan bahwa lawan bicara tidak fokus atau tidak tertarik pada komunikasi yang disampaikan.

Gunakan Bahasa Tubuh Terbuka

Maksudnya adalah ketika berkomunikasi, tatap mata lawan bicara dan berikan perhatian pada apa yang lawan bicara sampaikan.

Ketika lawan bicara berbicara, maka diam dan dengarkan dengan baik apa yang ia sampaikan. Anda juga dapat memberikan tanggapan positif atas apa yang ia sampaikan. Hindari memotong pembicaraan saat lawan bicara berbicara.

Sesuaikan Intonasi berdasarkan Kebutuhan

Ketika berkomunikasi, sesuaikan intonasi pada pesan yang ingin disampaikan. Misal keinginan untuk meminta bantuan maka gunakan intonasi yang pelan dan lembut.

Ketika memarahi seseorang karena kesalahan yang ia lakukan, maka gunakan intonasi yang keras dan tegas. Ketika komunikasi bertujuan untuk mendorong seseorang melakukan suatu hal, maka gunakan kata yang memotivasi dan menyakinkan lawan bicara.

Berbicara secara Efektif

Berbicara efektif juga merupakan salah satu cara berkomunikasi yang baik. Maksud dari berbicara secara efektif adalah penyampaian pesan dilakukan tanpa bertele-tele, dan tidak berputar-putar.

Ketika berkomunikasi, pesan sebaiknya disampaikan dengan cepat, tegas, dan jelas sehingga mudah dipahami oleh lawan bicara. Dengan berbicara efektif, lawan bicara dapat cepat memahami poin penting pada pesan yang disampaikan.

Penggunaan Bahasa Tubuh

Agar komunikasi efektif, maka penggunaan bahasa tubuh juga perlu diperhatikan. Maksudnya adalah gunakan gerakan tangan, tatapan mata hangat, senyuman, atau bahasa tubuh lainnya untuk menarik perhaitan lawan bicara pada apa yang disampaikan.

Penggunaan bahasa tubuh yang tidak tepat dapat membuat lawan bicara merasa tidak nyaman dan bahkan mengacuhkan pembicara dan pesan yang akan disampaikan.

Menyisipkan Humor

Jika memungkinkan, Anda dapat menyisipkan sedikit humor pada pembicaraan Anda untuk menarik perhatian lawan bicara dan membuat komunikasi menjadi lebih menyenangkan serta hangat. Namun sisipan humor, harus disesuaikan pula dengan apa yang disampaikan dan kondisi lawan bicara.

Hindari Terbawa Emosi

Maksudnya adalah saat berbicara dan ketika ada hal yang kurang Anda sukai atau tidak setujui, tetaplah tenang dan sampaikan pendapat Anda dengan cara yang tidak menyinggung dan gunakan intonasi yang sesuai (misal tenang dan tegas).

Hindari Keinginan untuk Mengendalikan Orang Lain

Ketika Anda memiliki keinginan mengendalikan orang lain dari cara berkomunikasi Anda, maka lawan bicara dapat memahaminya. Hal ini dapat dipahami melalui pesan, bahasa tubuh, dan intonasi bicara Anda. Agar tetap dapat menyampaikan informasi dengan baik, maka baiknya Anda menyesuaikan diri terhadap lawan bicara.

Ketika komunikasi terkait pencarian solusi atas suatu masalah belum terselesaikan, maka Anda dapat memutuskan mengkomunikasikannya di lain waktu. Anda pun dapat meminta saran versi lawan bicara mengenai solusi atas masalah tersebut.

Demikian artikel sehatmental.net mengenai cara berkomunikasi yang baik. Jika Anda memiliki kesulitan berkomunikasi yang baik, maka Anda dapat berdiskusi atau berkonsultasi dengan Psikolog.

Baca juga: 20 Cara Berkomunikasi Efektif pada Anak

Leave A Reply

Your email address will not be published.