9 Cara Menghilangkan Rasa Bersalah Agar Sehat Mental

0 23

Sahabat merasa bersalah? Silahkan Sahabat baca artikel ini, tentang 9 cara menghilangkan rasa bersalah agar tetap sehat mental dan fisik

 

“Sahabat, pernah gak sih kepikiran seseorang terus menerus karena merasa bersalah?”

“Aku kok kepikiran terus karena bersalah sama dia ya…”

“Duh aku merasa bersalah ini…”

“Kenapa aku melakukan ini?? Harusnya aku tidak melakukan kesalahan ini!”

“Ini karena aku. Karena kesalahanku jadi dia celaka atau terluka.”

“Duh, semua ini salahku.  Aku tidak bisa kontrol diri aku.”

9 Cara Menghilangkan Rasa Bersalah Agar Sehat Mental

Kalimat-kalimat di atas adalah gambaran kalimat yang biasa diucapkan saat merasa bersalah kepada diri atau seseorang. Terutama karena perilaku atau sikap Sahabat, membuat diri atau orang lain terluka atau merasa tidak nyaman.

Selanjutnya, berikut pembahasan sehatmental.net mengenai perasaan bersalah dan cara menghilangkan rasa bersalah dikaji dari sudut pandang psikologi.

Apa Itu Perasaan Bersalah?

9 Cara Menghilangkan Rasa Bersalah Agar Sehat Mental

Perasaan bersalah atau biasa juga disebut sebagai guilty feeling, adalah perasaan tanggung jawab atau penyesalan akibat suatu kesalahan, pelanggaran, kejahatan, dan lainnya.

Pengertian rasa bersalah lainnya adalah perasaan tidak nyaman karena telah melakukan sesuatu yang salah.

Jenis Rasa Bersalah

Berikut ini adalah beberapa jenis rasa bersalah:

  • Rasa bersalah karena kegagalan dalam melakukan sesuatu, karena akibat langsung dari perilaku atau pilihan Sahabat. Misalnya, karena lalai dalam mengerjakan tugas sekolah, maka Sahabat mendapat nilai jelek.
  • Rasa bersalah karena telah melanggar standar atau nilai moral yang ada. Misal, Sahabat merasa bersalah saat Sahabat tidak mampu menjaga perkataan saat berkomunikasi dengan orangtua. Sahabat misalnya tidak sengaja membentak orang yang lebih tua, dan lainnya.

Pandangan Mengenai Rasa Bersalah

Rasa bersalah tidak selamanya negatif. Rasa bersalah bisa positif dan kadang-kadang dirasa perlu karena bisa menjadi motivator kita untuk melakukan kebaikan atau pengembangan diri. Sebagai contoh ketika Sahabat melakukan kesalahan, maka Sahabat bisa belajar dari kesalahan tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Rasa bersalah karena telah melanggar nilai moral, dan standar, dapat membantu Sahabat untuk selanjutnya berperilaku positif sesuai dengan yang berlaku di sekitar. Karena pada dasarnya nilai moral dan atau standar dibuat dalam rangka membuat perilaku menjadi teratur.

Cara Menghilangkan rasa bersalah

Berikut ini adalah cara yang bisa Sahabat lakukan guna menghilangkan rasa bersalah Sahabat:

1. Hadapi dan Terima Rasa Bersalah yang Muncul

Cara menghilangkan rasa bersalah yang pertama adalah Sahabat menghadapi rasa bersalah tersebut. Terima rasa bersalah tersebut. Hadirnya rasa bersalah karena pasti ada sebabnya. Ketahui sebab dan keberadaannya, agar Sahabat mudah mengenali perasaan bersalah yang mengganggu tersebut.

Awalnya, Sahabat mungkin merasa tidak nyaman. Namun, Sahabat perlahan bisa menyesuaikan diri. Terima dan jangan ditolak perasaan tersebut. Karena semakin Sahabat tolak. Maka Sahabat akan merasakan tidak nyaman dan tentu perasaan ini dapat mengganggu Sahabat.

2. Berdamai dengan Rasa Bersalah

Jika sudah menerima dan mengetahui keberadaannya, maka Sahabat mencoba berdamai dengan rasa bersalah tersebut. Bebaskan perasaan bersalah Sahabat dengan bercerita, berbagi, dan mengakuinya secara jujur.

3. Terbuka untuk Memaafkan Diri

9 Cara Menghilangkan Rasa Bersalah Agar Sehat Mental

Cara menghilangkan rasa bersalah berikutnya adalah belajar dan terbuka untuk memaafkan diri Sahabat.

Tanyakan pada diri Sahabat bahwa apakah rasa bersalah ini ada kaitannya dengan menilai diri Sahabat terlalu keras dan atau memberikan tuntutan lebih kepada diri, Sahabat? Jika iya, berdamailah dan maafkan diri, Sahabat.

4. Ketahui Asal atau Akar Rasa Bersalah

Cara menghilangkan rasa bersalah selanjutnya adalah memeriksa asal usul rasa bersalah Sahabat. Apakah alasan Sahabat merasa bersalah termasuk rasional dan masuk akal?

5. Ubah Perilaku dan Pikiran

Sahabat dapat mengubah perilaku terkait rasa bersalah Sahabat, sehingga pikiran dan perilaku yang memicu munculnya rasa bersalah atau penyesalan bisa Sahabat kontrol dan kendalikan.

Sebagai contoh, jika aktivitas atau perilaku Sahabat lakukan menyebabkan Sahabat merasa bersalah, maka Sahabat berhenti melakukan pemicu rasa bersalah Sahabat, dan tidak akan lagi melakukan hal tersebut.

Misal, Sahabat sadar mengenai perilaku atau aktivitas saat ini bisa membuat Sahabat menjadi semakin merasa bersalah, maka hentikan perilaku atau aktivitas tersebut.

6. Kembangkan Nilai Baru

Setelah melakukan refleksi diri seperti yang dikemukakan di atas, maka kini Sahabat memperjelas dan mengembangkan nilai-nilai baru untuk diri, dan lakukan tindakan yang realistis daripada memikirkan kesalahan di masa lalu.

Sahabat bisa memikirkan tindakan positif apa yang dapat Sahabat lakukan saat ini agar kondisi Sahabat lebih baik, dan lakukan tindakan tersebut.

Sahabat juga bisa memikirkan tindakan apa yang bisa Sahabat lakukan agar meminimalisir kesalahan yang pernah Sahabat perbuat.

7. Belajar Memaafkan

Cara menghilangkan rasa bersalah yang ketujuh adalah sebagai berikut:

Selain belajar memaafkan diri, maka Sahabat juga perlu belajar memaafkan orang lain, membantu orang lain, dan berbuat baik untuk orang lain.

Belajar berempati dan memaafkan orang lain dapat membantu Sahabat belajar memaafkan diri sendiri.

Memaafkan diri juga bisa dilakukan dengan memahami bahwa apakah kesalahan tersebut adalah murni Sahabat lakukan atau ada faktor lain yang menunjang? Maksudnya adalah kesalahan tersebut bisa jadi terjadi bukan hanya karena murni kesalahan Sahabat atau di luar kontrol Sahabat.

Jika kesalahan Sahabat dipengaruhi oleh faktor lain, maka Sabahat sangat perlu sekali memberikan kelonggaran. Kelonggaran sehubungan dengan menilai diri sendiri dengan keras terkait dengan apapun yang mungkin Sahabat lakukan ketika Sahabat tidak dalam kondisi tersebut.

Misal, kesalahan terjadi karena kondisi fisik yang sedang tidak fit. Hasil kerja Sahabat tentu akan berbeda hasilnya jika Sahabat dalam kondisi sehat Kesalahan mungkin tidak akan terjadi.

Olehnya itu, Sahabat sangat perlu sekali berdamai, memaafkan diri dan kesalahan yang sudah Sahabat lakukan. Fokuskan diri pada perubahan perilaku atau aktivitas yang bisa membuat kondisi Sahabat menjadi lebih baik di masa saat ini dan masa yang akan datang.

Ketika rasa bersalah berasal dari pelanggaran dari norma atau aturan, maka Sahabat perlu sekali memahami hal berikut ini:

  • Norma siapa yang dilanggar?
  • Dari mana norma atau standar ini berasal? Apakah dari keluarga, pengalaman, keyakinan, kelompok, nilai pribadi, masyarakat, dan lainnya?

Sahabat perlu memahami bahwa nilai, standar, norma dapat berbeda antar tiap orang. Nilai inilah yang dapat mempengaruhi seseorang apakah perilaku atau aktivitasnya dapat membuatnya merasa bersalah.

Apakah mungkin Sahabat tidak pernah melakukan kesalahan? Sepertinya tidak ya, Sahabat. Karena manusia itu bukan makhluk sempurna. Manusia dapat berbuat salah. Olehnya itu, melakukan kesalahan dan rasa bersalah adalah wajar adanya.

Paling terpenting adalah setelah melakukan kesalahan, Sahabat menjadi pribadi yang lebih baik.

8. Berdamai dengan Masa Lalu

9 Cara Menghilangkan Rasa Bersalah Agar Sehat Mental

Berdamai dengan masa lalu adalah cara menghilangkan rasa bersalah yang kedelapan.

Setelah terbuka pada pemaafaan, maka cobalah berdamai dengan masa lalu Sahabat. Sahabat berdamai dengan luka, konflik, atau ketidaksetujuan di masa lalu Sahabat.

9. Lepaskan (Let Go)

Cara menghilangkan rasa bersalah terakhir adalah Sahabat perlu memahami hal berikut :

“Masa lalu adalah masa lalu. Mungkin Sahabat telah melakukan kesalahan dan saat ini menyesal. Namun, Sahabat harus membiarkan perasaan bersalah itu pergi. Lepaskan rasa bersalah Sahabat.”

Jika Sahabat sangat menyesal telah melakukan kesalahan di masa lalu dan Sahabat mencoba berdamai dan menebus kesalahan Sahabat. Sahabat sudah mampu memaafkan diri, namun orang lain belum mampu memaafkan diri Sahabat. Maka belajarlah untuk memberikan kesempatan pada orang lain untuk berdamai dengan dirinya dan konflik dengan Sahabat sampai ia bisa melupakan kesalahan Sahabat dan fokuslah untuk selalu bergerak maju.

Ibarat kata adalah, jika ada Sahabat marah dan kecewa pada orang lain, apakah Sahabat bisa langsung memaafkan kesalahan orang lain? Mungkin butuh waktu ya Sabahat. Olehnya itu, mungkin orang lain tersebut juga butuh waktu untuk hal ini, memaafkan kesalahan yang sudah Sahabat lakukan.

Demikian artikel sehatmental.net mengenai cara menghilangkan rasa bersalah. Sehatmental.net selanjutnya akan membahas mengenai rasa malu, yang mungkin bisa dikaitkan dengan adanya perasaan bersalah atau telah melakukan kesalahan. Silahkan Sahabat baca artikel berikutnya mengenai rasa malu.

Sehat Mental Bersama P2Japsi

 

Sumber: NBCG

Leave A Reply

Your email address will not be published.