7 Kondisi Kapan Harus Konsultasi Psikolog atau Psikiater

1 8

Kapan sebaiknya saya konsultasi psikolog atau psikiater ya?

(Mungkin) beberapa diantara Anda bertanya demikian, ya. Bisa saja karena beberapa dari Anda masih bingung, apakahAnda perlu mendapat penanganan ahli atau masalah ini bisa Anda selesaikan sendiri? Nah untuk menjawab pertanyaan dan kebingungan Anda, maka kami bahas di sini ya..

Berikut adalah kondisi individu untuk perlu mendapat penanganan ahli profesional (konsultasi/konseling atau psikoterapi) pada psikolog atau psikiater:

Muncul perasaan tidak nyaman

Perasaan tidak nyaman terkait pikiran, emosional, perilaku yang terjadi hampir setiap hari selama masa enam bulan atau lebih. Namun, jika gejala sudah sangat mengganggu, setidaknya satu atau dua minggu berturut-turut.

Muncul kecemasan atau kekhawatiran

Kecemasan atau kekhawatiran tidak terbatas pada satu atau beberapa hal atau peristiwa.

Sulit mengendalikan perasaan “tidak nyaman”

Kesulitan mengendalikan perasaan “tidak nyaman” tersebut. Perasaan tidak nyaman misalnya mudah sensitif/tersinggung, mudah marah, mudah putus asa/menyerah, cemas, khawatir, tertekan, ada keinginan menyakiti diri atau orang lain yang sulit terkontrol, keinginan bunuh diri, dan lainnya.

Muncul masalah fisik

Misalnya mudah merasakan lelah secara fisik, otot tegang, mual, asam lambung naik, kepala pusing, jantung berdebar kencang yang intens, sesak napas, tidak nafsu makan, sulit tidur atau selalu ingin tidur (tidur berbeda dari biasanya dan daripada orang pada umumnya), haid tidak teratur, dan bahkan tidak haid.

Mengalami ketidakberdayaan/ketidakmampuan

Mengalami ketidakberdayaan atau ketidakmampuan dalam fungsi aktivitas harian (misal malas mandi, kebersihan diri tidak terjaga/terawat, malas makan, sulit tidur, dan malas melakukan aktivitas harian yang biasa dilakukan), fungsi sosial (misal menjadi penyendiri, lebih suka berdiam diri di kamar, mengurung diri, merasa minder yang berlebihan, malas berinteraksi atau berkomunikasi dengan orang lain), pekerjaan (misal sulit konsentrasi, mudah lupa, tidak tahan tekanan kerja), atau bidang fungsi lainnya.

Gejala-gejala yang dirasakan BUKAN merupakan akibat atau efek dari penggunaan obat-obatan medis atau zat adiktif lainnya atau kondisi medis umum

Gejala yang dimaksud sebagai efek dari penggunaan obat medis atau zat adiktif misalnya muncul perilaku agresif karena dalam kondisi mabuk, dan kondisi medis umum atau sakit pada fisik misalnya mual karena hamil, demam karena pilek/flu, dan lainnya.

Sulit “menyesuaikan diri”

Kesulitan menyesuaikan diti terhadap perubahan baru pada fisik (misal karena mengidap suatu penyakit), pekerjaan, sosial, ataupun lainnya.

Demikian pembahasan mengenai kapan waktu yang tepat untuk individu melakukan konsultasi psikologi atau konsultasi psikiater. Silahkan hubungi psikolog atau psikiater di sekitar Anda, apabila Anda merasakan gejala atau kondisi yang telah disebutkan di atas. Konsultasi psikologi dapat dilakukan secara tatap muka maupun online melalui aplikasi playstore misal Alodokter. P2Japsi juga menyediakan layanan konsultasi psikologi.

Ringkasan mengenai artikel ini dapat pula ditonton pada

 

1 Comment
  1. […] Demikian informasi mengenai cara mengurangi atau mengatasi kecemasan karena corona atau covid-19. Jika keseluruhan cara di atas tidak memberikan efek positif yang signifikan pada Anda, maka Anda dapat berkonsultasi langsung dengan ahli profesional misal psikolog atau psikiater untuk membantu Anda dan memahami permasalahan Anda lebih mendalam. Kapan waktu yang tepat untuk berkonsultasi dapat dibaca di halaman ini. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.