Pasangan Selingkuh dan 8 Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

Pasangan Selingkuh dan Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

0 19

Pasangan Selingkuh dan Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

Pasangan selingkuh adalah hal yang tidak inginkan oleh siapapun, terutama pada pasangan yang setia dan sayang pada pasangannya, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban.

Selain itu, jarang sekali ada individu yang menginginkan pasangannya berselingkuh. Karena sebagai korban perselingkuhan akan  mudah merasakan ketidaknyamanan, berpikir negatif, tidak berdaya, tidak percaya, hingga merasakan trauma.

Dalam artikel sehatmental.net kali ini akan dibahas mengenai perselingkuhan dan cara memaafkan pasangan yang selingkuh.

Apa Itu Selingkuh?

Selingkuh adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada perilaku atau aktivitas tidak jujur dan menyeleweng dari pasangan, baik itu pacar, suami, maupun istri (Wikipedia, 2019).

Selingkuh juga dapat diartikan sebagai perilaku tidak setia pada pasangan dan dilakukan secara diam-diam (tanpa diketahui oleh pasangan) yang menyebabkan pasangan yang diselingkuhi merasakan sakit hati, kecewa, dan emosi negatif lainnya.

Bentuk perselingkuhan dapat berupa jalan bersama, berhubungan/berkomunikasi intim, hubungan intim, dan lainnya. Bahkan ada pasangan yang berselingkuh tinggal bersama pasangan selingkuhannya.

Ciri Pasangan Selingkuh

Berikut adalah beberapa ciri pasangan yang kemungkinan melakukan perselingkuhan:

  • Pasangan waspada dan menjaga gadget yang ia miliki. Maksudnya adalah pasangan akan seringkali menolak jika Anda ingin meminjam HPnya. Ia memasang sandi atau password yang tidak diketahui oleh orang lain, termasuk pasangannya, dan perilaku lainnya yang mencurigakan terkait penggunaan HP.

Pasangan Selingkuh dan Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

  • Pasangan menolak berbagi password akun sosial media. Namun untuk ciri ini tidak semuanya pasangan yang melakukannya adalah pasangan yang selingkuh. Perlu tambahan informasi lain untuk memahami apakah benar pasangan telah berselingkuh.
  • Pasangan menuliskan “nama palsu” untuk nomor selingkuhannya di handphone. Anda dapat mengecek nomor siapa yang sering ia hubungi di panggilan keluar.
  • Pasangan tiba-tiba menunjukkan perubahan pada penampilannya. Ia tampak menjadi lebih rapi, wangi, dan menarik. Kondisi ini sangat berbeda dengan penampilan sebelumnya. Anda patut waspada atau curiga jika pasangan menunjukkan hal ini. Anda bisa bertanya mengenai hal ini kepada pasangan.
  • Jika berada di rumah, pasangan terkadang menjauh atau berada di tempat tertentu dan bersembunyi untuk bisa bebas berkomunikasi dengan selingkuhannya.
  • Pasangan mendadak sering lupa atau memiliki jadwal atau kegiatan baru serta berbeda dari biasanya, dan hal ini rutin ia lakukan. Misalnya pasangan biasanya pulang kerja dan tiba di rumah jam 19, namun beberapa kali ia pulang lebih larut malam. Anda bisa menanyakan hal ini.
  • Pasangan tampak kurang harmonis dan penyayang dari biasanya. Misal, ia biasanya mencium Anda sebelum tidur, dan sekarang ia mendadak sangat jarang sekali melakukannya. Selain itu, juga ada kesan ia sering menghindar romantis dengan Anda. Untuk hal ini, Anda bisa menanyakannya kepada pasangan. Karena ciri ini juga bisa menunjukkan pasangan sedang ada masalah atau dalam kondisi stres.
  • Pasangan sering menyalahkan Anda, meski kesalahannya kecil dan tidak bermakna. Misal masakan Anda kurang asin atau terlalu manis, ia akan sangat marah mengenai hal ini, dan tidak biasanya ia melakukan hal tersebut.
  • Pasangan mulai lupa akan hal kecil mengenai Anda. Misal pasangan lupa dan sengaja tidak pamit ketika akan berangkat kerja, ataupun hal lainnya.
  • Pasangan seringkali tampak berbohong dan bisa dilihat dari cara berbicaranya. Misalnya pasangan banyak mengelak, saat berkomunikasi jarang tatap mata dengan Anda (ada kesan yang disembunyikan dan takut ketahuan).
  • Pasangan banyak menuntut pada Anda, padahal sebelumnya ia terima Anda apa adanya.
  • Pasangan terkadang suka membandingkan Anda dengan orang lain atau seseorang.

Demikian beberapa tanda pasangan selingkuh atau pasangan melakukan perselingkuhan, namun tidak semuanya tanda tersebut ada pada pasangan yang berselingkuh. Intinya, ketika ada perubahan yang tidak biasanya pada pasangan, maka Anda perlu waspada. Karena perilaku yang ditampakkan dapat menunjukkan ada “sesuatu” yang terjadi pada pasangan, baik itu emosi, pikiran, maupun perilakunya.

Alasan Pasangan Selingkuh

Berikut adalah beberapa alasan pasangan selingkuh:

Kesepian

Berdasarkan hasil penelitian oleh Anindita (2017) bahwa semakin tinggi kesepian pada pernikahan, maka semakin tinggi intensi untuk berselingkuh.

Merasa sudah tidak mencintai pasangan

Perasaan hampa atau kosong

Kebutuhan seksual yang tidak terpuaskan

Faktor kepribadian

Misal individu senang dengan tantangan, maka ia akan senang ketika ia mendapatkan tantangan dalam kehidupannya. Ketika ia berselingkuh, ia merasa tertantang melakukannya.

Pasangan merasa bosan atau jenuh dengan kehidupan yang monoton dalam rumah tangga

Pemuasan atau pelampiasan pada hubungan rumah tangga yang tidak harmonis

Konflik atau pertengkaran dengan pasangan sah

Pasangan mendapat “godaan” dari orang lain, dan ia tidak mampu menolak godaan tersebut

Alasan ini mudah terjadi jika ada hal yang tidak didapatkan dari pasangan sah dan ia mendapatkannya pada selingkuhannya.

Komunikasi yang tidak efektif dengan pasangan

Faktor lingkungan

Misal lingkungan yang mendukung perselingkuhan terjadi atau ada peluang dan kesempatan.

Alasan perselingkuhan akan berbeda pada tiap individu.

Dampak Perselingkuhan

Beberapa dampak perselingkuhan yang dirasakan terutama pada pasangan yang diselingkuhi, yaitu:

Malu

Pasangan yang diselingkuhi akan merasakan malu akibat perbuatan pasangannya yang berselingkuh.

Marah

Tentu emosi marah ini akan sering muncul pada pasangan yang tidak menerima perselingkuhan pasangannya. Marah sebagai bentuk kekecewaan pada perilaku selingkuh pasangan.

Kebencian

Kebencian karena adanya rasa kecewa dan marah yang mendalam.

Perasaan Bersalah

Muncul perasaan bersalah pada korban perselingkuhan. Mereka akan sering merasa kurang dan merasa bersalah karena kejadian ini. Beberapa individu merasa gagal menjadi pasangan yang baik.

Kecemasan

Kecemasan banyak dialami oleh pasangan yang diselingkuhi. Muncul kecemasan, kekhawatiran terkait perilaku berulang pada pasangan, pengalaman tidak menyenangkan terkait perilaku selingkuh pasangan, dan lainnya.

Depresi

Emosi pasangan yang diselingkuhi menjadi tidak stabil, bahkan bisa menjadi depresi.

Perasaan Terluka dan atau Trauma

Pasangan yang diselingkuhi dapat merasakan kekecewaan terhadap perilaku selingkuh pasangan. Bahkan ada beberapa individu yang mengalami trauma akan perilaku selingkuh pasangan.

Bentuk Perselingkuhan

Berikut adalah beberapa bentuk perselingkuhan:

Serial Affair

Perselingkuhan ini berbentuk hubungan yang tidak melibatkan emosional mandalam. Dalam artian, hubungan dilakukan untuk mendapatkan kenikmatan sesaat. Perselingkuhan dengan tujuan seks atau gairah.

Bentuk perselingkuhan ini memiliki resiko penyakit menular seksual.

Flings

Bentuk perselingkuhan ini dapat terjadi satu malam hingga beberapa bulan, tetapi hanya terjadi satu kali saja. Bentuk perselingkuhan ini termasuk yang tidak berdampak serius.

Romantic Love Affair

Bentuk perselingkuhan ini melibatkan hubungan emosional yang mendalam.

Long Term Affair

Perselingkuhan yang dilakukan jangka panjang dan ada keterlibatan emosional yang sangat mendalam. Hubungan ini bisa berlangsung lama, bertahun-tahun hingga sepanjang kehidupan perkawinan.

Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

Pasangan yang melakukan perselingkuhan tentu memberikan efek negatif pada hubungan dengan pasangannya. Umumnya, pasangan yang diselingkuhi akan mengalami marah, kecewa, sedih, dan bahkan bisa sampai merasakan trauma. Trauma dapat berupa kecemasan dan ketakutan ketika pasangan kembali melakukan perselingkuhan.

Namun demikian, semua masih bisa diperbaiki selama kedua belah pihak mau saling berubah ke arah yang lebih baik demi keutuhan rumah tangga.

Berikut adalah cara yang dilakukan untuk memaafkan pasangan yang selingkuh versi sehatmental.net:

  • Berdiskusi dengan pasangan

Diskusi di sini lebih kepada mencari tahu alasan pasangan berselingkuh. Meski ini berat dan bisa menyakitkan, pasangan perlu tahu alasan mengapa pasangannya melakukan selingkuh. Dengan adanya diskusi ini, masing-masing saling intropeksi diri dan melakukan perbaikan pada hubungan selanjutnya.

  • Lakukan introspeksi

Baik pasangan yang selingkuh maupun pasangan yang diselingkuhi sangat perlu yang namanya introspeksi. Introspeksi dilakukan bukan untuk mencari siapa yang salah dan benar, namun bagaimana menyikapi permasalahan selingkuh ini.

Masing-masing melakukan introspeksi dan mencari cara untuk menjadi pasangan yang lebih baik untuk pasangannya. Karena sesungguhnya tidak ada pribadi  yang sempurna. Masing-masing pribadi memiliki kekurangan atau kelemahan.

  • Mengingat hal positif mengenai pasangan

Pasangan Selingkuh dan Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

Jika kenangan mengenai perilaku pasangan yang berselingkuh muncul, pertama adalah terima perasaan dan pikiran tersebut. Rasa itu tidak pernah bohong.

Selanjutnya, netralkan pikiran dengan hal yang positif, misal mengingat kenangan yang menyenangkan bersama pasangan, ingat hal baik dari pasangan.

Pasangan Selingkuh dan Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

  • Yakinkan diri dan percaya kepada pasangan

Maksudnya adalah yakinkan diri dan berpikir positif atau percaya bahwa pasangan bisa berubah lebih baik.

  • Berdoa

Salah satu cara untuk menenangkan diri karena pasangan selingkuh dan menguatkan Anda adalah berdoa. Anda dapat berdoa pada Tuhan YME agar keluarga Anda selalu dilindungi dan rumah tangga bisa harmonis kembali serta lebih baik.

  • Komitmen pernikahan

Pasangan Selingkuh dan Cara Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

Hal ini adalah hal yang penting untuk dilakukan ketika diantara pasangan ada yang berselingkuh. Pentingnya komitmen pernikahan untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Komitmen ini dibuat, disetujui, dan dijalankan bersama.

Komitmen tidak boleh berpihak kepada salah satu pasangan, namun adil untuk kedua belah pihak.

  • Kembangkan komunikasi yang positif

Salah satu faktor pendukung proses pemaafan perilaku perselingkuhan pasangan adalah saling terbuka. Pasangan dapat saling mengkomunikasikan segala pikiran dan perasaan yang dirasakan.

Jangan sungkan untuk berbagi rasa dan pikiran dengan pasangan untuk menciptakan kepercayaan dan harmonisasi dalam rumah tangga.

  • Membangun hubungan harmonis kembali

Anda dan pasangan dapat menikmati dan meluangkan banyak waktu untuk bersama, membangun hubungan harmonis dan romantis kembali.

Jika memungkinkan, Anda dan pasangan dapat honeymoon.

  • Konsultasi

Jika segala cara sudah Anda lakukan bersama pasangan, namun belum ada perbaikan, maka Anda dan atau bersama pasangan dapat berkonsultasi pada psikolog atau ahli profesional lainnya seperti penasehat perkawinan.

 

Penutup

Menerima kondisi termasuk memaafkan pasangan yang berselingkuh tentu membutuhkan waktu. Waktunya dapat berbeda bagi tiap individu/pasangan. Ada banyak faktor pendukung dan penghambatnya. Namun, tidak ada yang salah dengan mencoba memaafkan pasangan yang selingkuh demi keutuhan rumah tangga yang dibina. Karena semua bisa berubah lebih baik, termasuk juga pada pasangan yang telah selingkuh. Dibutuhkan pula intropeksi, penerimaan, dan dukungan satu sama lain.

Demikian artikel mengenai selingkuh, dan cara memaafkan pasangan yang selingkuh. Semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.